Review Singkat Consina Alpinist 70+5L: Panjang dan Muat Banyak

Consina Alpinist

Hai Kawan Paradizee! Kali ini saya akan mencoba membagikan pengalaman atau review singkat menggunakan Consina Alpinist 70+5L. Saya berkesempatan mencoba carrier Consina Alpinist ini dalam pendakian ke Gunung Arjuno.

Team arjuno my paradizee
Saat di basecamp Tretes

Isi dari Consina Alpinist ini saat saya bawa antara lain:

  • 1 Sleeping bag
  • 2 Matras karet (matras gulung)
  • 2 Air mineral (@ 1,5 Liter)
  • 1 Inner tenda Eiger Olivine
  • 1 Jaket windbreaker
  • 1 Celana panjang
  • 1 Kemeja flanel
  • 1 Gas Hi-cook
  • 2 Kaos
  • 1 Senter
  • 1 Powerbank
  • 1 Set frame tenda Eiger Olivine
  • Mantel/jas hujan
  • Logistik
  • Obat-obatan

Kurang lebih itu barang-barang yang saya bawa. Terbiasa menggunakan Consina Tarebbi dengan barang bawaan yang hampir serupa dengan yang telah saya sebutkan, saat menggunakan Consina Alpinist ini kesan pertama saya yakni tas carrier ini muat banyak. Sebenarnya tas ini bisa memuat barang yang lebih banyak, mungkin skill packing saya yang perlu dibenahi hehe.

 

Consina alpinist menggunakan backsystem busa yang dilenngkapi dengan 2 buah frame besi pipih. Model framenya yakni 2 buah frame tersebut sejejar, 1 buah di kiri dan 1 buah di kanan. Framenya lurus rus rus tidak ada bengkokan-bengkokan seperti pada frame Consina Tarebbi/Extraterestial.

Dibalik busa pada backsystem tas ini, terdapat strap yang digunakan untuk mengatur torso penggunanya. Jadi busa bagian belakang itu bisa dibuka untuk menjangkau pengaturan torso tersebut. Mungkin tas ini dilengkapi dengan pengaturan torso karena tas ini panjang kali ya? Ah saya tak tahu lah. Tapi yang jelas lumayan lah bisa diatur daripada fixed torso.

Beralih ke bagian kompartemen. Consina Alpinist 70+5L memiliki 2 akses memasukkan barang yakni dari atas dan depan. Dari depan kita memasukkan barang ke kompartemen sleeping bag (yang paling bawah sendiri) dan dari atas kita bisa memasukkan barang ke ke kompartemen utama. Mengingat tas ini lumayang tinggi/panjang, jadi keberadaan bukaan depan untuk menjangkau kompartemen sleeping bag lumayan penting. Kebayangkan kalau enggak ada bukaan bawah, kita harus repot-repot membongkar semua barang hanya untuk mengambil sleeping bag.

Bagian penutup/head tas ini dapat dilepas lo dan dapat dijadikan tas selempang juga. Kalau mau summit bisa lah kita membawa tas ini. Mantap jiwa kan? Oh iya Consina alpinist ini mempunyai hipbelt yang lumayan besar tapi gak ada sakunya. Ketika saya pakai hipbeltnya malah longgar atau tidak bisa mencengkram pinggang saya, padahal sudah saya kecangkan. Kalau itu sih karena saya kelewat kurus.

Di bagian depan tas ini terdapat 2 buckle. Buckle tersebut bisa kita mandaatkan untuk mencantolkan barang, ex: kantong sampah, sandal jepit, dll.

Consina alpinist
Ditengah hujan

Selama menggunakan Consina Alpinist ini saya merasa tas ini nyaman dipakai, backsystemnya enak dan empuk. Saya tidak merasakan punggung saya sakit ketika menggunakan tas ini sekalipun tas ini ‘berat’.

Kelebihan:

  • Desain lumayan bagus
  • Volume lumayan besar
  • Head bisa dijadikan tas selempang
  • Terdapat pengaturan torso

Kekurangan

  • Lumayan ‘berat’
  • Busa belakang agak sedikit ngganjel (dibagian yang digunakan untuk menjangkau pengaturan torso)
  • Tidak include raincover pada paket pembelian

Sekian yang review singkat dari saya, semoga bermanfaat.

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *