Review Laptop Lenovo G40-45 (AMD A6-6310 + R4 6310)

Lenovo G40-45 laptop yang saya gunakan sehari-hari selama 3 tahun terakhir. Laptop ini sudah banyak menemani suka duka saya dalam membangun blog ini mulai dari nol hingga seperti sekarang ini. Oleh karena itu kali ini saya akan mencoba mereview laptop Lenovo G40-45 milik saya ini.

Spesifikasi

Sebelum membahas lebih tentang laptop ini, berikut ini spek Lenovo G40-45 yang saya miliki:

  • Prosesor: AMD APU A6 6310
  • Grafik: Radeon R4 6310 (integrated graphics)
  • RAM: 4 GB DDR3L
  • HDD: 500 GB
  • OS: Win 10 Pro x64
sku lenovo g40-45
SKU
(Sumber: amd-id.com)

Untuk seri SKU dengan prosesor AMD A6 6310 sebenarnya hanya dibekali RAM 2 GB saja, kemudian saya tambah 2 GB lagi sehingga kapasitasnya menjadi 4 GB. Penambahan kapasitas RAM saya lakukan agar multitasking berjalan lebih optimal/lancar. Dari kapasitas 4 GB yuang tersedia, Cuma 3,5 GB saja yang usable karena terpangkas oleh vram GPU. Patut diketahui juga bahwa laptop ini hanya mendukung konfiigurasi RAM single channel, sekalipun kedua slot RAM nya diisi.

Desain dan Bodi

Lanjut ke bagian desain bodi. Menurut saya desain laptop ini lumayan cakep dengan balutan warna hitam doff. Entah mengapa saya merasa kalau warna doff lebih terlihat elegan ketimbang warna glossy.

lenovo g40 45
Tampak atas
lenovo g40 45
Tampak kanan
lenovo g40 45
Tampak kiri

Di bagian atas, dibalut warna hitam doff dengan permukaan bertekstur dan terdapat logo Lenovo di pojokan. Di bagian kanan terdapat Kensington lock, DVD writer, 1 x USB 2.0, SD card reader, dan jack 3,5 mm. Dibagian kiri terdapat 1 x USB 3.0, 1 x USB 2.0, port D-SUB/VGA, port Ethernet, lubang ventilasi dan port charger.

lenovo g40 45
Bagian dalam
lenovo g40 45
Penampakan keyboard

Berlanjut ke bagian dalam laptop ini, terdapat sebuah layar berukuran 14 inch yang kualitasnya biasa-biasa saja. Bezel disekeliling layar berwarna hitam glossy yang mudah tergores. Selanjutnya terdapat tombol power yang sayangnya tidak ada lampu indikator/backlightnya, keyboard berdesain chicklet khas Lenovo dan sebuah trackpad dengan permukaan bertekstur halus. Body disekitar trackpad dan keyboard dibalut dengan warna hitam doff dengan motif brush metal.

Sedikit membahas soal keyboard, menurut saya keyboard laptop ini cukup enak digunakan untuk mengetik karena key travelnya tergolong pendek. Tombol navigasi/arah juga berukuran full size sehingga mudah untuk dipencet. Tombol capslock juga mempunyai lampu indikator sehingga saya tahu apakah saya sedang menggunakan mode tersebut atau tidak.

Selanjutnya mari membahas soal performa. Untuk penggunaan seperti mengerjakan tugas kuliah, browsing, ngeblog, edit foto ringan, saya rasa performanya sudah mencukupi. Diajak multi taskingpun juga lancar, asal aplikasinya tidak terlalu berat.

Performa

Bagaimana dengan gaming? Ternyata laptop ini bisa digunakan untuk bermain game-game lawas (keluaran 2015 kebawah) loh. Berikut ini hasil ujicoba saya.

  • Assassins Creed II (setting medium) average FPS 30an
  • Assassins Creed III (setting low) average FPS 20-25
  • Assassins Creed Liberation HD (setting low) average 18-24 FPS
  • Tomb Raider 2013 (setting low) average FPS 30
  • PES 2013 setting high masih kuat!
  • Assassins Creed IV Black Flag (setting low) average FPS 15-20
  • Just cause 2 (setting low) average FPS 18-24
  • Sleeping Dogs (setting low) average FPS 25-30 FPS

Oh iya, laptop ini tidak cocok digunakan untuk edit video apalagi untuk rendering, karena prosesornya kurang mumpuni.

Baterai

Terakhir yakni daya tahan baterai. Laptop ini dapat bertahan sekitar 3-4 jam dalam mode balance dengan penggunaan ringan seperti mengetik di word, membuat ppt, dan browsing. Untuk penggunaan yang cukup berat, saya sendiri belum pernah mencobanya ketika tidak di charge.

Hal yang unik namun bermanfaat dalam manajemen daya pada laptop ini adalah hadirnya software Lenovo Energy Manager. Pada aplikasi tersebut terdapat ‘conservation mode’ dimana pada mode tersebut baterai hanya terisi sampai 60% saja selebihnya baterai tidak akan terisi. Mode tersebut sangatlah berguna untuk memperpanjang umur baterai dan terbukti pada tahun ketiga penggunaan, baterai laptop ini masih prima menemani aktivitas saya.

Sekian review saya mengenai laptop Lenovo G40-45 ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee  (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!