Review Consina Centurion 50L: Si Kecil Yang Praktis dan Nyaman

Hai kawan paradizee! Pada kesempatan kali ini saya akan mereview carrier pertama saya yaitu Consina Centurion 50L. Carrier ini merupakan carrier pertama saya yang dikemudian hari saya jual dan perannya digantikan oleh Consina Tarebbi yang sampai saat ini masih saya pakai.

Consina Centurion ini saya beli pada tahun 2015 dengan harga Rp. 455.000. Untuk saat ini harga Consina Centurion ini sudah naik yakni Rp. 555.000. Carrier ini hadir dalam beragam pilihan warna yakni merah, biru, hijau, kuning kecoklatan. Saya dulu beli yang warna merah.

 

consina centurion

Awalnya saya bingung memilih Consina Centurion atau Consina Tarebbi tetapi secara perlahan saya memantapkan pilihan pada si Centurion. Pertimbangan saya memilih tas ini karena waktu itu karena volume tas ini pas (tidak kurang dan tidak lebih) dan ada bukaan resleting depan. Kesan pertama saya trhadap tas ini yaitu modelnya bagus, ringan dan bahannya agak tipis. Yang membuat saya jatuh hati pada Consina Centurion yaitu modelnya cakep, komartemennya banyak, dan ada bukaan resleting dari depan (mirip kayak koper gitu).

Consina Centurion memiliki backsystem jaring dimana backsystem dengan model seperti ini akan membuat penggunanya tidak merasa gerah karena ada rongga untuk keluar masuknya udara. Seperti carrier-carrier lain yang menggunakan backsystem jaring, frame di tas ini tidak dapat dilepas. Framenya pun hanya sebatang besi kecil berbentuk silinder yang kesannya ringkih banget.

Untuk urusan bongkar muat, carrier ini saya akui jempolan banget dah! Bongkar muat di carrier ini enak banget karena adanya bukaan depan. Jadi kita bisa packing carrier ala packing koper gitu. Selain itu jika kita ingin mengambil barang yang berada di bawah/tengah kita tidak usah repot-repot membuka head carrier dan mengeluarkan isi carrier yang berada di atas, cuku buka saja resleting bukaan depannya dan masalah pun beres. Dibagian dalam carrier ini juga terdapat tempat untuk menaruh water blader (ttapi tidak pernah saya pakai, lhawong water bladernya gak punya).

Consina centurion
Saat dipakai ke Gunung Butak

Beralih ke masalah kenyamanan ketika dipakai. Consina Centurion ini menurut saya nyaman dipakai. Selama memakai carrier ini saya tidak pernah menemukan keluhan. Hipbelt tas ini lumayan besar. Ketika saya pakai hipbeltnya masih sedikit longgar, maklum badan saya kurus. Sabuk dada di tas ni juga dilengkapi dengan peluit. Lumayan kan bisa buat mainan :p. Lagi-lagi saya harus mengakui kalau tas ini memang jempolan dah!
Carrier ini sudah 2x saya pakai mendaki gunung yakni ke Gunung Butak dan Gunung Penanggungan. Selama itu juga saya merasa puas sekali dengan apa yang diberikan carrier ini.

Kelebihan:

  • Memiliki banyak kompartemen
  • Backsystem adem
  • Ada bukaan depan (kayak koper gitu)
  • Desain bagus
  • Harga masuk akal
  • Ada tempat khusus untuk menyimpan cover bag

Kekurangan:

  • Tidak include cover bag dalam paket pembelian
  • Kapasitasnya nanggung
  • Frame tidak bisa dilepas dan terlihat ringkih

Kesimpulannya carrier ini cocok bagi kalian yang mendambakan carrier dengan kapasitas yang tidak telalu besar, memiliki banyak kompartemen, memberikan kemudahan dalam bongkar muat atau packing namun dengan baderol harga yang terjangkau. Carrier ini cocok bagi kalian yang tidka berperan sebagi porter dalam tim pendakian, tidak bertugas membawa tenda dan yang menganut aliran UL. Menurut saya carrier ini worthed karena harga yang ditebus sebanding dengan apa yang kita dapat.

Baca juga: Review Consina Tarebbi 60L: Harga Hemat Kualitas Hebat

Lantas mengapa mimin menjual carrier ini dan menggantinya dengan Consina Tarebbi?

Ada dua hal yang memutuskan saya menjua carrier ini dan berpaling ke Consina Tarebbi. Yang pertama yaitu volume carrier ini nanggung banget, kurang bisa muat banyak barang apalagi kalau dipakai membawa tenda ukuran 4p pasti gak akan muat. Sebetulnya hal itu tergantung jenis tenda dan teknik packingnya juga sih. Yang kedua yaitu framenya yang tidak dapat dilepas dan ringkih. Yap carrier ini ‘cuma’ dibekali 2 batang frame berbentuk silinder yang ukurannya kecil. Hal tersebut membuat saya menjadi ‘mir-miren’ atau ragu untuk menggunakan tas ini dalam jangka waktu yang panjang apalagi saya tergolong badak dalam menggunakan carrier.

Namun terlepas dari dua hal di atas, saya merasa puas dengan carrier ini selama menggunakannya. Sekian review singkat dari saya, semoga bermanfaat.

Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *