Mengulas 4 Jalur Pendakian Gunung Arjuno

gunung arjuno

Gunung Arjuno merupakan sebuah gunung berapi di Jawa timur. Gunung ini berada dalam wilayah Kota Batu, Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan. Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Timur namun gunung ini lebih terkenal karena kemistisan dan keangkerannya..

Gunung Arjuno sendiri memiliki 4 jalur pendakian yakni jalur Tretes (utara), jalur Purwosari (timur), jalur Lawang (tenggara), dan jalur Batu/Cangar (barat).  Pada postingan kali ini saya akan mengulas secara singkat keempat jalur pendakian Gunung Arjuno. Stay tune ya!

Jalur Tretes

Jalur ini merupakan jalur yang sering dilalui para pendaki. Ketika musim liburan, jalur ini terbilang cukup ramai pendaki. Jalur Tretes ini mempunyai 3 pos dalam jalur pendakian, antara lain

  • Pos 1 yang sering disebut Pet Bocor
  • Pos 2 yang sering disebut Kop-Kopan
  • Pos 3 yang sering disebut Pondokan

Jangan khawatir masalah persediaan air ketika mendaki lewat jalur ini karena terdapat sumber/mata air di setiap pos. Jalur pendakian yang dilewati juga dijadika sebagai jalur jeep penambang belerang Welirang, jadi jangan kaget kalua ditengah jalan tiba-tiba berpapasan atau bertemu dengan jeep penambang. Trek pada jalur pendakian ini yakni jalan berbatu sampai dengan pos 3, setelah pos 3 trek berubah menjadi tanah biasa.

Jalur Tretes juga merupakan jalur pendakian menuju Gunung Welirang. Jalurnya sama sampai pos 3 (Pondokan). Setelah itu jika ingin ke Arjuno ambil belok kiri kea rah lembah kidang sedangkan jika ingin ke  Welirang terus berjalan lurus ikuti jalan yang ada.

Setelah pos 3 nantinya kalian akan melewati sabana yang indah yang bernama Lembah Kidang. View puncak Arjuno dapat terlihat dari Lembah Kidang. Setelah melewati Lembah Kidang, trek akan menanjak sampai puncak.

Oh iya dibanding jalur-jalur lain, jalur Tretes memiliki jarak tempuh yang lebih lama/panjang karena memang jalur ini lebih dekat menuju ke Gunung Welirang.

Baca juga: Jalur pendakian gunung Arjuno-Welirang via Tretes selengkapnya

Jalur Purwosari

Jalur ini sering disebut jalur spitual dan paling terasa mistis disbanding jalur-jalur lain. Mengapa demikian? Karena pada sepanjang jalur banyak ditemukan situs-situs peninggalan Kerajaan Majapahit berupa arca, candi, dan tempat semedi.

Jalur Purwosari ini  juga sering dilalui oleh para pendaki. Jalur ini memiliki 7 pos dalam jalur pendakian, antara lain:

  • Pos 1 (Gua Onto Boego)
  • Pos 2 (Tampuono)
  • Pos 3 (Eyang Sakri)
  • Pos 4 (Eyang Semar)
  • Pos 5 (Makhutokromo)
  • Pos 6 (Candi Sepilar)
  • Pos 7 (Jawa Dipa)

Patut diketahui bahwa jarak antar pos di jalur Purwosari ini tidak terlalu jauh. Jarak antar pos bervariasi sekitar 15 menit s/d 1,5 jam. Baru setelah pos 7 menuju puncak jaraknya lumayan jauh, sekitar 5 jam perjalanan. Jalur ini nantinya akan bertemu dengan jalur Lawang.

Jangan khawatir masalah persediaan air, karena di jalur ini terdapat sumber/mata air di pos 2, pos 4, dan pos 5. Dimana di pos 5 (Makhutokromo) merupakan sumber air terakhir dalam jalur pendakian ini. Jadi pandai-pandailah mengatur persediaan air.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Arjuno via Purwosari selengkapnya

Jalur Lawang

Selain jalur Tretes dan Purwosari, jalur ini juga menjadi favorit para pendaki karena jarak tempunya yang pendek. Jalur Lawang memiliki 4 pos dalam jalur pendakian, antara lain:

  • Pos 1 (Alang-alang)
  • Pos 2 (Lincing)
  • Pos 3 (Mahapena)
  • Pos 4 (Gombes)

Jalur ini nantinya akan bertemu dengan jalur Purwosari. Meskipun jarak tempuhnya pendek tetapi mendaki Gunung Arjuno via Lawang ini terbilang susah karena mayoritas vegetasi di jalur pendakianya merupakan vegetasi terbuka. Selain itu sepanjang jalur pendakian ini tidak ada sumber/mata air. Jadi siapkanlah persediaan air di titik awal pendakian dan pandai-pandailah mengatur persediaan air.

Baca juga: Jalur pendakian Gunung Arjuno via Lawang selengkapnya

Jalur Batu/Cangar

Titik awal pendakian jalur Cangar dimulai dari Desa Sumber Brantas. Belum ada informasi yang jelas mengenai pos-pos yang dilewati dalam jalur pendakian ini karena emang jarang dilalui para pendaki. Yang jelas dari titik awal pendakian nantinya kalian akan sampai di lembah kembar/sadel. Dimana di lembah tersebut merupakan percabangan menuju Gunung Welirang atau Arjuno. Jalur ini nantinya akan bertemu dengan jalur Tretes di pertigaan sebelum puncak.

Sama seperti jalur Lawang, di sepanjang jalur pendakian ini juga tidak terdapat sumber/mata air sama sekali. . Jadi siapkanlah persediaan air di titik awal pendakian dan pandai-pandailah mengatur persediaan air.

Sama seperti jalur Tretes, jalur ini lebih dekat menuju ke Gunung Welirang karena memang letaknya berada di lereng sebelah barat Gunung Welirang.

Puncak Arjuno
Puncak Arjuno. (Sumber: explore1ndonesia.blogspot.co.id)

Selain keempat jalur yang telah diulas di atas sebenarnya masih ada 2 jalur lagi yakni jalur Karangploso dan jalur Sumberawan, namun informasi tentang kedua jalur tersebut masih belum terlalu jelas dan banyak.

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

 

 

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *