Kisah Seram Dibalik Nama-nama Pos Pendakian Gunung Raung Via Sumber Wringin

Gunung Raung

Gunung raung merupakan salah satu gunung berapi aktif yang terdapat di ujung timur Pulau Jawa. Secara administratif Gunung Raung berada dalam wilayah Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi. Gunung ini memiliki ketinggian 3.344 mdpl dan merupakan puncak tertinggi dalam kompleks Pegunungan Ijen. Selain itu, gunung ini juga termasuk dalam seven summits of Java.  Namun dibalik kegagahannya, Gunung Raung juga terkenal karena keangkeran an kewingitannya.

Keangkeran Gunung Raung tampak dari nama-nama pos pendakiannya yang menyimpan berbagai kisah misteri dan memiliki sejarahnya sendiri-sendiri, seperti Pondok Sumur, Pondok Demit, Pondok Mayit, dan Pondok Angin.

1. Pondok Sumur (Pos II)

Menurut cerita masyarakat sekitar, pos pendakian Pondok Sumur memiliki sebuah sumur yang biasa digunakan seorang pertapa sakti asal Gresik. Sumur dan pertapa itu dipercaya masih ada hingga kini, namun tidak dapat dilihat kasat mata.  Para pendaki yang kerap berkemah di kawasan ini mengaku kerap mendengar suara derap kaki kuda yang melintas di belakang tenda. Tetapi saat dilihat ke belakang, tidak ada apa-apa.

2. Pondok Demit (Pos III)

Pondok Demit dipercaya masyarakat sekitar sebagai tempat jual-beli para lelembut atau Pasar Setan. Pada hari-hari tertentu, di kawasan ini suka terdengar keramaian seperti dalam pasar dengan alunan musik. Lokasi pasar setan terletak di sebelah timur jalur atau lembah dangkal yang hanya dipenuhi ilalang setinggi perut dan pohon perdu. Bagi orang-orang tertentu, lokasi ini kerap dijadikan tempat pesugihan.

3. Pondok Mayit (Pos IV)

Pos selanjutnya adalah Pondok Mayit. Sejarah pos ini sangat menyeramkan. Konon katanya, di kawasan ini pernah ditemukan sesosok mayat menggantung di pohon. Mayat itu adalah seorang bangsawan Belanda yang dibunuh para pejuang.

4. Pondok Angin (Pos V)

Pos Pondok Angin yang berada di puncak bukit merupakan pos yang sangat dinanti para pendaki. Dari pos ini, para pendaki bisa melihat pemandangan alam pegunungan dan gemerlap Kota Bondowoso dan Situbondo yang sangat indah dikala malam. Saat cuaca sedang mendung, dari pos ini juga bisa terlihat sambaran kilat di kota. Pemandangan yang sangat indah ini cocok bagi mereka yang mencintai seni fotografi. Namun, dibalik keindahannya itu, angin yang bertiup di wilayah ini sangat kencang hingga suaranya terdengar maraung-raung. Bahkan saking kencangnya angin yang berhembus dapat menyebabkan para pendaki bisa terpental hingga ke dasar jurang yang terjal.

Misteri yang menyelimuti pos Pondok Angin adalah derap kaki suara kuda dari kereta kencana yang kerap terdengar di kawasan ini. Konon, pondok Angin ini merupakan pintu gerbang masuk ke kerajaan gaib itu.

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee  (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *