Jalur Pendakian Gunung Wilis Via Bajulan

Gunung Wilis merupakan sebuah gunung non aktif dengan ketinggian 2563 Mdpl. Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah 6 kabupaten yakni Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorog, dan Kabupaten Trenggalek. Menurut beberapa sumber, Gunung Wilis mempunyai 5 puncak. Tiap-tiap puncak dapat didaki dari Kabupaten yang berbeda. Ada 3 puncak yang terkenal yakni Puncak Liman (puncak tertinggi), Puncak Liman dan Puncak Wilis.

Gunung Wilis dapat didaki via beberapa jalur pendakian, antara lain:

  1. Jalur Candi Penampihan, Sendang, Tulungagung
  2. Jalur Mojo, Kediri
  3. Jalur Bajulan/Roro Kuning, Nganjuk
  4. Jalur Sedudo/Desa Ngliman, Nganjuk
  5. Jalur Kare, Madiun

Dari beberapa jalur yang ada, pada postingan kali akan membahas jalur pendakian via Bajulan, Kabupaten Nganjuk. Untuk menuju basecamp pendakian, kalian tinggal ikuti saja arah jalan menuju ke Roro Kuning. Basecampnya berada di kanan jalan. Di basecamp ini kalian juga bisa menitipkan kendaraan. Jika kalian masih bingung mencari basecampnya, tanyakan saja rumah bapak Purwanto pada penduduk sekitar.

Pos-pos yang dilewati:

Basecamp/Pos pendakian – Pos 1 (Estimasi waktu 1 jam)

Dari pos pendakian turun sekitar 20 meter dan masuk menuju Gapura LMDH Wonoasri. Disinilah pendakian dimulai. Track awalnya adalah makadam lalu setelah 10 menit berganti tanah. Trek dari pos pendakian sampai pos 1 ini tergolong landai. Selama perjalanan kalian akan melewati ladang warga. Pos 1 disini hanya berupa tanah datar biasa dan masih di daerah ladang warga.

Pos 1 – Pos 2 Panjer/Gubug (Estimasi waktu 1 jam)

Trek menuju pos 2 (Panjer) ini kalian akan memasuki hutan. Disini treknya mulai agak sedikit menanjak. Pos 2 disini merupakan sebuah gubug. Kalian bisa beristirahat untuk melepas Lelah di gubug tersebut.

Pos 2 Panjer/Gubug – Pos 3 Gentongan (Estimasi waktu 1 jam)

Trek menuju pos 3 masih tetap menanjak. Di pos 3 terdapat gubuk untuk beristirahat dan cukup luas untuk camp, tetapi tidak disarankan untuk camp di sini. Dari pos 3, kalian dapat melihat view kota nganjuk dan kota kediri.

Pos 3 Gentongan – Pos 4 Goa Alap-alap (Estimasi waktu 1,5 jam)

Dari pos 3 menuju pos 4 disambut dengan trek yang menanjak lalu turun mengitari bukit, dan menanjak lagi, cukup curam di tanjakan, setelah tanjakan tempat datar, cukup untuk beristirahat sejenak dilanjutkan lagi menanjak dan turunan bertemu Watu Tahu ( Batu Tahu ) -+ setinggi 2 meter, lalu menuruni batu tersebut.

Pos 4 Goa Alap-alap – Pos 5 Sekartaji (Estimasi waktu 30 menit)

Dari pos ini treknya cukup landai. Disini kalian akan melepir punggungan dengan ilalang yang lumayan lebat. Setelah melipir punggungan, kalian akan sampai di pos 5 (Sekartaji). Di pos 5 ini terdapat 3 shelter. Di shelter yang paling atas terdapat candi. Di pos ini juga terdapat sumber mata air yang melimpah. Cocok untuk mendirikan tenda.

Pos 5 Sekartaji – Pos 6 Puspan (Estimasi waktu 1 jam)

Dari pos sekartaji untuk menuju pos 6 (Puspan), kalian akan disuguhi trek menanjak dengan bebatuan dan ilalang di sekitar trek. Pada trek ini kita melewati punggungan gunung dan sedikit hutan lebat.

Pos 6 Puspan – Puncak Limas (Estimasi waktu 1 – 1,5 jam)

Masih sama dengan trek sebelumnya, trek pada perjalanan kali ini masih tetap menanjak hingga kalian sampai di Puncak Limas.

Sumber: ganesipala.blogspot.co.id

Sumber:

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *