Jalur Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo

Gunung Penanggungan (1653 Mdpl) merupakan sebuah gunung berapi yang terletak di Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto. Gunung Penanggungan masih satu cluster dengan Gunung Arjuno – Welirang. Gunung ini menjadi magnet bagi para pendaki karena keindahaannya dan membutuhkan waktu yang relatif singkat untuk mendakinya.

Gunung Penanggungan mempunyai beberapa jalur pendakian, antara lain: jalur Tamiajeng/Trawas, jalur Jolotundo, Jalur Ngoro, Jalur Kesiman dan Jalur Kedungudi. Pada artikel ini saya akan membahasa tentang jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo. Jika dibandingkan dengan jalur Trawas, jalur ini memiliki jarak tempuh yang lebih panjang.

Baca juga: Mengulas Singkat 5 Jalur Pendakian Gunung Penanggungan

Akses Menuju Basecamp

Pos perijinan jalur Jolotundo berada satu lokasi dengan petilasan/petirtaan Jolotundo. Untuk menuju pos perijanan Jolotundo ikuti saja jalan ke petirtaan Jolotundo. Jika kalian naik kendaraan umum dan turun di terminal Pandaan, kalian bisa menyewa ojek untuk mengantar ke pos perijinan.

Jika kalian dari pos perijinan Tamiajeng, maka ikuti saja jalan menuju ke PPLH Seloliman. Letak pos perijinan jalur Jolotundo berada di atas PPLH Seloliman.

Di pos perijinan kalian akan membayar biaya retribusi sebesar Rp. 10.000,- dan meninggalkan KTP, tetapi jika kalian berniat turun via jalur lain maka KTP kalian tidak usah ditinggalkan.

Pos-pos yang Dilewati

Pos Perijinan – Candi Bayi (1 jam)

Trek awal pendakian berupa anak tangga yang akan mengarahkan kalian ke kawasan hutan menuju Candi Bayi. Pada awal memasuki hutan, kalian akan melewati vegetasi yang cukup rapat namun trek masih terlihat dengan jelas. Selanjutnya vegetasi akan berubah menjadi terbuka dimana kalian bisa melihat pemandangan Gunung Bekel di sebelah kiri.

candi bayi
Candi Bayi
(Sumber: ipi-sidoarjo.blogspot.co.id)
Candi Bayi – Candi Putri (1 jam)

Dari Candi Bayi ambil jalan ke kiri melewati jalur bekas lahar dengan jalur yang menanjak namun banyak bonus. FYI, candi ini merupakan candi terbesar yang ada di jalur pendakian Jolotundo. Di depan candi terdapat tanah lapang yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda.

Candi Putri – Candi Pura (15 menit)

Dari Candi Putri menuju ke Candi Pura hanya membutuhkan waktu 15 menit saja, karena memang letak kedua candi ini berdekatan. Adapun bentuk candi Pura tidak serapi candi-candi sebelumnya.

Candi Pura – Candi Gentong (10 menit)

Sama halnya dengan kedua candi di atas, Candi Pura dan Candi Gentong letaknya juga berdekatan. Perjalanan dari Candi Pura menuju Candi Gentong hanya membutuhkan waktu 10 menit saja.

Candi Gentong – Candi Sinta (10 menit)

Dari Candi Gentong hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai ke candi terakhir dalam jalur Jolotundo, yakni Candi Sinta. Sesampainya di Candi Sinta, ambillah jalan di sebelah kiri candi yang mengarahkan masuk ke dalam hutan.

candi sinta
Candi Sinta
(Sumber: ipi-sidoarjo.blogspot.co.id)
Candi Sinta – Puncak (1,5 jam)

Dari Candi Sinta, ambillah jalan di sebelah kiri candi yang mengarahkan masuk ke dalam hutan. Lama kelamaan vegetasi akan berubah menjadi terbuka dengan trek yang semakin menanjak hingga kalian sampai lapangan di bawah puncak Penanggungan.

lapangan penanggungan
Lapangan

Di lapangan, kalian bisam mendirikan tenda karena memang tempatnya sangat luas dan sudah dekat dengan puncak. Dari lapangan menuju ke puncak hanya membutuhkan waktu 10 menit saja.

Puncak Penanggungan berupa lahan terbuka yang lumayan luas. Terdapat sebuah makam di Puncak Penanggungan ini. Kalau mau tanya itu makamnya siapa, mohon maaf saya kurang tahu. Di Puncak Penanggungan ini terdapat bekas kawah yang kini sudah ditumbuhi rerumputan.

Dai Puncak Penanggungan, jika cuaca sedang cerah kalian bisa melihat view Gunung ArjunoWelirang di sebelah selatan. Selain itu kalian juga bisa melihat kerucut Gunung Semeru dari kejauhan.

GUNUNG PENANGGUNGAN 2
View Gunung Arjuno-Welirang

Sekian postingan kali ini tentang jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee  (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!