Jalur Pendakian Gunung Kelud Via Tulungrejo

JALUR PENDAKIAN GUNUNG KELUD VIA TULUNGREJO

Gunung Kelud (1731 Mdpl) merupakan sebuah gunung berapi yang terletak di Kabupaten Kediri dan Blitar. Gunung ini terkenal karena menjadi objek wisata yang dapat kalian akses via Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Selain dapat diakses via jalur wisata, Gunung Kelud juga mempunyai beberapa jalur pendakian yakni Jalur Tulungrejo dan Jalur Karangrejo. Kedua jalur tersebut terletak di Kabupaten Blitar. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang Jalur Tulungrejo.

Akses Menuju Basecamp

basecamp gunung kelud
Basecamp Pendakian Gunung Kelud (Sumber: panduaji.net)

Dari Wlingi ambil arah ke utara menuju Semen/Ngantang. Sampai di pertigaan Semen kalian belok kiri dan ikuti jalan sampai pertigaan Desa Tulungrejo (di pertigaan itu ada masjid di kiri jalan). Setelah sampai pertigaan kalian belok kiri kemudian belok kanan dan ikuti jalan itu sampai di rumah terakhir. Nah rumah terakhir itu adalah basecamp pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo.

Pos-pos yang dilewati:

Basecamp – Pos 1 (Estimasi waktu 50 – 60 menit)

Perjalanan awal dari basecamp, kalian akan melewati jalan aspal sejauh +/- 1 km. Menjelang akhir jalanan aspal ini terdapat tanah lapang, kemudian kalian belok kiri dan masuk ke dalam hutan. Jangan khawatir kelewatan karena di jalanan aspal itu terdapat penanda arah belok kiri yang terbuat dari cat pylox.

Trek awal masuk hutan cenderung biasa-biasa saja, enggak nanjak2 banget. Vegetasi disini masih tidak terlalu rapat. Menjelang pos 1 kalian akan melewati sebuah tanjakan yang lumayan nanjak. Diujung tanjakan itu terdapat sebuah pos beratap seng. Nah itu lah pos 1.

Pos 1 – Pos 3 (Estimasi waktu 2,5 – 3 jam)

Setelah pos 1, treknya masih tetap cenderung biasa-biasa saja dan diselingi dengan bonus jalanan datar. Tetapi disini kalian akan menemui beberapa tanjakan yang cukup menguras tenaga. Vegetasi hutan pun semakin lebat dan cenderung lembab.

Saya menyarankan untuk menggunakan pakaian tertutup. Lho semua pakaian kan tertutup? Pakaian tertutup disini memakai celana panjang dan baju lengan panjang.

Mengapa demikian? Karena hutan yang lembab itu sarangnya pacet. Ya kalau kalian enggak jiijik/takut ya bagus tapi kalau jijik seperti saya ini ya tentu saja jadi masalah kalau sampai ada pacet yang hinggap di tubuh.

Pertanda akan sampai di pos 3 yakni vegetasi yang menjadi terbuka. Yap di pos 3 ini vegetasinya terbuka. Menurut saya pos 3 ini lokasinya di puncak bukit gitu. Biasanya di pos 3 ini dijadikan tempat ngecamp oleh para pendaki. Di pos 3 ini terdapat sebuah bivak yang terbuat dari ranting dan daun-daunan.

view puncak kelud
View Puncak Kelud

 

view pos 3 gunung kelud
View Pegunungan Anjasmoro, Arjuno Welirang, dan Kawi-Butak

Pos 3 ini pemandangannya bagus jika cuaca sedang cerah. Ketika sunrise kalian bisa melihat deretan pegunungan Anjasmoro, Arjuno-Welirang dan Pengunungan Kawi-Butak (Pegunungan Putri Tidur). Tak cukup sampai disitu, kalian juga bisa melihat view danau/wadu selorejo dari sini. Dan satu lagi, dari sini kita bisa melihat Puncak Kelud.

Pos 3 – Puncak (Estimasi waktu 2 jam)

Perjalanan awal dari pos 3 kalian akan disambut dengan turunan yang cukup curam. Setelah melewati turunan kalian akan menyusuri (naik-turun) punggungan bukit. Jalur menuyusuti punggungan bukit ini seringkali disebut dengan jalur naga.

Setelah menyusuri punggungan bukit, trek berubah menjadi sedikit berpasir dan berbatu. Ikuti saja trek yang ada sampai kalian dihadapkan pada sebuah (seperti) tebing. Oh iya saya lupa memberitahu, dari pos 3 – puncak/kawah ini vegetasinya terbuka. Pastikan menggunakan pakaian tertutup untuk melindungi diri dari sengatan sinar matahari.

Setelah sampai dihadapan tebing, trek selanjutnya ya menaiki tebing itu. Kalian harus berhati-hati, meskipun kelihatannya pendek tapi kalau udah dinaiki ya kerasa tinggi lo. Kalian juga harus pintar-pintar memiih batu untuk pegangan dan berpijak karena tidak sedikit batu yang mudah lepas (rongkal).

puncak gunung kelud
Puncak Gunung Kelud

Kurang lebih sekitar 45-60 menit kalian akan menaiki tebing itu. Setelah sampai diujung tanjakan tebing, belok kanan dan selamat kalian sudah sampai puncak.

Puncak – Kawah (Estimasi waktu 30 – 60 menit)

Kawah Gunung Kelud
Kawah Gunung Kelud (Sumber: kompasiana.com)

Dari puncak menuju ke kawah kalian harus menyusuri dinding-dinding bukit. Perjalanan membutuhkan waktu 30-60 menit.

Informasi umum:

  • Sepanjang jalur pendakian tidak ada sumber air
  • Untuk penitipan kendaraan dan pendakian tidak dikenakan retribusi tetapi alangkah baiknya jika kalian meberi uang seikhlasnya
  • Jika kalian mendaki ada weekday, gunung ini tergolong sepi

*Update 2017

  1. Sekarang sudah ada tiket pendakian dari RPH Perhutani Blitar (Rp. 5.000,-/orang)
  2. Ada tambahan biaya buat antar dan jemput pendaki dr loket menuju titik start dibatas hutan

Sumber: Catper Kelud Om Dimazsutik From Kaskus.co.id

Untuk informasi yang lebih detail, kalian bisa membaca catatan perjalanan saya : Bukan Gunung Gemes! Gunung Kelud (1731 Mdpl) Via Tulungrejo (Klik linknya)

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee  (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

 

 

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

8 Comments on “Jalur Pendakian Gunung Kelud Via Tulungrejo”

  1. Pemandanganya siip banget gan 🙂
    Aku juga suka gunung cuma belum pernah muncak, hehehe..
    pernah sih sekali ke Telomoyo, itupun pake’ sepea motor 😀

    1. Opsi 1: naik bus ke blitar, lanjut naik bus blitar – malang turun di wlingi, lanjut naik/sewa angkot ke desa tulungrejo atau kalo gak ada angkot bisa sewa ojek
      Opsi 2: Naik kereta turun stasiun wlingi, lanjut naik/sewa angkot ke desa tulungrejo atau kalo gak ada angkot bisa sewa ojek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *