Inilah 4 Letusan Gunung Terdahsyat dan Terbesar di Indonesia

Indonesia merupakan yang terletak pada jalur cincin api Pasifik atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Ring Of Fire”. Oleh karena itu di Indonesia banyak terdapat gunung berapi. Tercatat ada sekitar 130 gunung berapi di Indonesia atau sekitar 10% dari jumlah gunung berapi yang ada di dunia.

Dalam 10 tahun terakhir tercatat ada beberapa gunung yang meletus  di Indonesia, diantara Gunung Kelud, Gunung Merapi, Gunung Slamet hingga Gunung Sinabung. Erupsi gunung berapi tentu saja menimbulkan bencana alam yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga kerugian materi. Namun tahukah kalian, Indonesia tercatat memiliki sejarah letusan gunung yang mengerikan hingga mengguncangkan dunia? Berikut ini adalah 4 letusan gunung terdahsyat di Indonesia:

1. Gunung Toba

Gunung Toba merupakan sebuah gunung bertipe supervolcano yang meletus sekitar 74.000 tahun yang lalu. Mengapa gunung ini disebut dengan supervolcano? Karena gunung ini mempunyai kaldera sampai dengan puluhan kilometer, bandingkan saja dengan gunung bertipe volcano biasa yang rata-rata memiliki kaldera ‘hanya’ ratusan meter.

Letusan Gunung Toba sangatlah dahsyat. Jika kita membandingkan letusan Gunung Tambora y dengan letusan Gunung Toba, maka letusan Gunung Tambora tidak ada apa-apanya. Apalagi jika dibandingkan dengan letusan  Gunung Krakatu. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat skala perbandingan di bawah ini.

Sumber: indocropcircles.wordpress.com

Gunung Toba pernah meletus sebanyak 3 kali.

  • Letusan pertama terjadi sekitar 800 ribu tahun lalu. Letusan ini menghasilkan kaldera di selatan Danau Toba, meliputi daerah Prapat dan Porsea.
  • Letusan kedua yang memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500 ribu tahun lalu. Letusan ini membentuk kaldera di utara Danau Toba. Tepatnya di daerah antara Silalahi dengan Haranggaol. Dari dua letusan ini, letusan ketigalah yang paling dashyat.
  • Letusan ketiga 74.000 tahun lalu menghasilkan kaldera, dan menjadi Danau Toba sekarang dengan Pulau Samosir di tengahnya.
2. Gunung Tambora
Sumber: kaskus.co.id

Pada tanggal 10 April 1815, Gunung Tambora meletus secara dahsyat dan mengeluarkan material yang tercatat sebagai letusan terbesar yang pernah terjadi di dunia pada era modern. Letusan gunung ini mengakibatkan sepanjang tahun 1816 tercatat sebagai ‘tahun tanpa musim panas’ di Eropa dan Amerika Utara. Hal ini dikarenakan debu dan partikel dari letusan Gunung Tambora yang terlempar ke lapisan atmosfer dan menghalangi sinar matahari. Tidak hanya cukup pada perubahan iklim, letusan Gunung Tambora juga menyebabkan pendinginan global karena penurunan temperatur suhu hingga 3oC. Selain itu

Letusan Gunung Tambora terdengar hingga Pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian sekitar 71.000 orang, di mana sekitar 12.000 di antaranya tewas secara langsung akibat letusan.

Dampak lanjutan erupsi Tambora dan telah menyebabkan penyebaran penyakit tipus dan disentri yang dipercaya telah merenggut korban jiwa di Eropa hingga 200 ribu orang pada periode 1816-1819.

3. Gunung Krakatau
gunung krakatau
Sumber: nasional.news.viva.co.id

Tanggal 27 Agustus 1883 merupakan puncak dari letusan Gunung Krakatau. Gunung ini ‘meledakkan dirinya’ yang konon katanya bunyi dari letusan tersebut sepuluh kali lipat lebih keras jika dibandingkan dengan bom atom Hiroshima dan Nagasaki.  2/3 bagian Gunung Krakatau Krakatau runtuh dalam sebuah letusan berantai, melenyapkan sebagian besar pulau di sekelilingnya. Letusan ini merupakan salah satu bencana alam terbesar di dunia. Dampak dari letusan ini adalah jatuhnya 36.417 korban jiwa.

4. Gunung Samalas
gunung samalas
Sumber: ensiklo.com

Gunung Samalas meletus pada tahun 1257. Berdasarkan skala Volcano Explositivy Index (VEI), besarnya letusan Samalas 8 kali lebih dahsyat dibanding Gunung Krakatau dan 2 kali lebih besar ketimbang letusan Gunung Tambora.

Letusan Samalas berdampak global dan diduga memicu kelaparan dan kematian massal di Eropa setahun setelah letusan. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya ribuan kerangkan manusia di London yang diyakini berasal dari tahun 1258.

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!