9 Tips Mendaki Pada Musim Penghujan (Wajib Baca!)

tips mendaki musim hujan

Mendaki gunung merupakan kegiatan yang menantang sekaligus menyenangkan. Bahkan tidak sedikit orang yang ketagihan dengan kegiatan yang satu ini. Jika sudah ketagihan pasti akan timbul rasa untuk terus mendaki dan mendaki. Namun ada kalanya keinginan tersebut menemui hambatan, salah satunya karena faktor alam. Banyak diantara kita yang mempunyai hasrat untuk mendaki ditengah-tengah buruknya musim penghujan.

Jika kalian ngotot ingin mendaki di musim penghujan, ada baiknya kalian membaca tips mendaki pada musim penghujan di bawah ini.

1. Tentukan dan pelajari gunung yang akan kalian daki

Ada baiknya kita tahu diri terhadap cuaca yang sedang tidak bagus ketika musim penghujan, oleh karena itu jangan memaksakan diri mendaki gunung tinggi dengan trek yang berat/susah. Plihlah gunung yang sekiranya mampu untuk kalian daki dengan resiko terkecil. Jika kalian ngotot mendaki gunung dengan trek yang susah/berat ada baiknya kalian memilih jalur pendakian yang paling mudah dan relatif singkat.

Setelah menentukan tujuan pendakian, carilah informasi tentang gunung yang akan kalian daki. Carilah jalur pendakian yang paling mudah dan pelajari seluk beluknya (waktu tempuh, jarak, sumber air, pos-posnya, lokasi ngecamp, dll).

2. Persiapkan kondisi fisik yang prima

Mendaki pada musim penghujan lebih menguras tenaga jika dibandingkan mendaki di musim kemarau, oleh karena itu mempersiapkan fisik merupakan hal yang wajib. Selain itu perseiapan ini juga membantu mencegah fisik kalian mengalami drop ditengah jalan.

3. Persiapkan logistik yang memadai

Logistik yang memadai (bergizi) berguna untuk mengisi tenaga kalian yang terkuras selama perjalanan. Selain itu, jangan lupa membawa obat-obatan yang barangkali berguna selama perjalanan.

4. Persiapkan peralatan untuk musim penghujan

Pendakian pada musim penghujan tentu saja membutuhkan persiapan ekstra pada peralatan. Ada beberapa peralatan yang harus dibawa ketika mendaki pada musim penghujan, yakni mantel/jas hujan dan cover bag.

5. Rajinlah memantau kondisi cuaca dan status buka/tutup gunung

Cari prakiraan cuaca terbaru untuk menentukan kapan pendakian kalian dilakukan. Jika pada tanggal yang telah ditetapkan prakiraan cuaca menunjukkan cuaca yang buruk, maka jangan ragu menunda pendakian kalian. Hal tersebut demi keselamatan.

Selain memantau prakiraan cuaca, kalian juga disarankan untuk memantau status buka/tutup gunung yang akan kalian daki. Biasanya pada musim penghujan ada gunung yang ditutup karena cuaca buruk, pemulihan vegetasi, dll.

Baca juga: Info jadwal buka/tutup gunung terbaru

6. Terapkan packing anti basah

Menggunakan cover bag untuk melindungi barang bawaan di tas dari kebasahan tidaklah cukup. Ketika diguyur hujan, air masih saja merembes ke dalam tas. Oleh karena itu lapisilah barang bawaanmu dengan kantong kedap air. Dalam hal ini bisa menggunakan tas kresek, trash bag bahkan dry bag.

Adapun barang-barang yang penting untuk dilapisi yaitu sleeping bag dan pakaian. Sangat tidak lucu jika SB atau pakaian terkena rembesan air dan nantinya dipakai dalam keadaan basah/lembab.

7. Jangan lupa berdoa sebelum melakukan pendakian

Alangkah baiknya sebelum memulai pendakian, kita berdoa terlebih dahulu agar Tuhan YME selalu memberikan keselamatan pada saat melakukan pendakian.

8. Jangan memaksakan diri ketika sudah lelah

Jika kondisi tubuhmu sudah tidak kuat untuk melanjutkan perjalanan, maka jangan memaksakan untuk melanjutkan. Ada baiknya kalian beristirahat (membuka tenda) agar tubuh kalian fit keesokan harinya.

9. Jangan memaksakan ke puncak ketika cuaca sedang buruk

Mendaki gunung memang tidak afdol kalua tiak sampai ke puncaknya, tetapi jika cuaca sedang buruk ada baiknya kita berbesar hati untuk tidak muncak. Hal ini demi keselamatan dan ketahuilah tujuan mendaki adalah pulang kerumah dengan selamat.

Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa follow IG & Twitter kami di @myparadizee dan like fanspage kami @myparadizee  (juga). Share artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, terima kasih.

About Muhammad Iqbal Maulana

Sedikit mengeluh dan banyak berbagi. Untuk kepentingan kerjasama, buka halaman Kerjasama dan Review

View all posts by Muhammad Iqbal Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *